Metronidazol

June 21, 2018 | Author: yeli | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

formula,fisikokimia, metronidazol...

Description

Form A Studi Pustaka Output: Disain Bentuk Sediaan Obat PT Andalas Farma, Tbk  PT Andalas Farma, Tbk  Padang, Sumatera Barat

A.1 A.1 Ident Identita itas s obat obat (Anoni (Anonim, m, 19 1979, 79, Briti British sh Pharm Pharmaco acopoe poeia ia Commi Commisio sion, n, 2009) a. Zat Aktif Aktif

: Mitro Mitronid nidazo azoll

b. Stru Struktu kturr mole molekul kul

c. Nama kim kimia

: 2-( 2-(2 2-Methyl-5-5-nitro-1 H-imidazol-1-yl)ethanol.

d. Kandungan Kandungan

: 99.0 % sampai 101.0 101.0 % (substance (substance kering) kering)

e. Rumus molekul

: C6H9N3O3

f. Bobot obot mole olekul kul : 17 171,2 g. Pemeri eriaan aan

: put putih atau atau se sediki dikitt keku kekuni ning ngan an,, ser serbuk buk kri kristal stal,, bau bau lemah, rasa pahit dan sedikit asin

A.2 Sifat fisiko kimia obat (British (British Pharmacopo Pharmacopoeia eia Commisio Commision, n, 2009,FI 2009,FI 1995, ) a. T Tiitik leleh b. pKa c. Stabi abilitas

: 159°C - 162°C : 2,5 : stabil dalam bentuk pada adat di

udara menjadi

lebih gelap bila

terpapar cahaya d. Kela Kelaru ruta tan n

: agak agak laru larutt dala dalam m air, air, dala dalam m alko alkoho hol, l, dalam

aseton

dan

dalam

metilen

1

klorida, larut dalam asam lemah, sanat larut dalam eter. e. Bentuk/sifat

: serbuk kristal

f. Koefisien partisi

: 0,75

dalam

dalam

n-oktanol/ air dan -0.1

n-oktanol/ buffer sodium difosfat

pH 7,4 g. Titik didih

: 405.4°C at 760 mmHg

A.3 Data farmakokinetik obat (Anderson, P. O.,et al, 2001; Sweetman, S. C.,2009) a. Absorbsi: Metronidazol hampir sepenuhnya diserap dari saluran gastrointestinal dengan bioavailabilitas yang (BA) lebih tinggi dari 90% dan mendekati arah 100%. Konsentrasi plasma Puncak sekitar 6 dan 12 mikrogram / mL dicapai, biasanya dalam 1 sampai 2 jam, setelah dosis tunggal 250 dan 500 mg masing-masing dengan konsentrasi plasma steady-state puncak sekitar 25 mikrogram / mL. makanan tidak mmpengaruhi penyerapan metronidazol. b.Distribusi: Metronidazol didistribusikan secara luas dan muncul di sebagian besar jaringan tubuh melalui saliva, empedu, cairan mani, air susu, tulang, hati dan abses hati , paru-paru dan sekresi vagina; menembus plasenta dan sawar darah otak (blood- brain barrier), Ikatan protein < 20% dengan T½ eliminasi pada neonatus : 25-75 jam sedangakn secara normal

6-8 jam, untuk pasien dengan kerusakan

hepar; gagal ginjal terminal : 21 jam, Vd adalah 0,85 ± 0,25 L / kg, Cl adalah 0,07 ± 0,02 L / jam / kg. c. Metabolisme: Metronidazol dimetabolisme di hati melalui ikatan rantai samping

oksidasi

dan

pembentukan

glukuronat.

Hasil

dari

metabolisme oksidaso adalah 1 - (2-hidroksietil) -2 -hidroksimetil-5nitroimidazole (hidroksi metabolit), yang memiliki aktivitas antibakteri 2

dan terdeteksi terdapat dalam plasma dan urin, dan 2-metil-5nitroimidazole-1-asam aktivitas

antibakteri

asetat dan

(asam metabolit),

tidak

yang

terdeteksi dalam

tidak

plasma,

ada

tetapi

diekskresikan dalam urin. d. Ekskresi: T

½

eliminasi metronidazole sekitar 8 jam; T

½

menjadi lebih

lama pada neonates, pada pasien dengan gangguan hati berat, dan dengan gangguan ginjal. Mayoritas dosis metronidazol diekskresikan dalam urin, terutama sebagai metabolit, sejumlah kecil dalam feses

1. A.4 Data farmakodinamik obat a. Indikasi Metronidazol diklasifikasikan sebagai antiamoebic, antigiardiasis dan antibakteri. Dikombinasi dengan antibiotik lain atau proton inhibitor

pompa

untuk

baik bismut senyawa

pengobatan penyakit ulkus

peptikum yang disebabkan oleh Helicobacter pylori. Indikasi lain meliputi pengobatan trikomoniasis, Gardnerella vaginalis, giardiasis, amoebiasis, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri anaerob b. Mekanisme kerja Setelah

berdifusi

kedalam

organisma,

berinteraksi

dengan DNA

menyebabkan hilangnya struktur helix DNA dan kerusakan untaian DNA. Hal ini lebih jauh menyebabkan hambatan pada syntesa protein dan kematian sel organisma. (Drug Information Handbook) c. Efek samping Gangguan

GI,

misalnya

abdomen,

konstipasi,

dyspepsia, pusing,

mual,

sakit

muntah,

kepala,

diare,

nyeri

gangguan

daya

penglihatan, ruam dan gangguan ginjal. d. Kontraindikasi Hipersensitivitas terhadap metronidazol, turunan nitroimidazol, atau komponen yang ada dalam sediaan, kehamilan (trimester pertama – didapatkan efek karsinogenik pada tikus)

3

e. Interaksi 

Efek Cytochrome P450 : menghambat CYP2C8/9 (lemah), 3A4 (moderate)



Meningkatkan efek/toksisitas : Etanol dapat menyebabkan reaksi seperti

disulfiram.

meningkatkan

Warfarin

bleeding

dan

metronidazol

(PT)

yang

time

dapat

menyebabkan

perdarahan. Simetidin dapat meningkatkan kadar metronidazol. 

Metronidazol

dapat

menghambat

metabolisme

cisaprid,

menyebabkan potensial aritmia; hindari penggunaan secara bersamaan. Metronidazol dapat meningkatkan efek/toksisitas lithium.

Metronidazol

dapat

meningkatkan

efek/toksisitas

benzodiazepin tertentu, calcium channel blocker, siklosporin, turunan

ergot,

mirtazapine,

HMG-Coa

nateglinid,

reduktase

nefazodon,

inhibitor

sildenafil

(

tertentu, dan

PDE-5

inhibitor yang lain), takrolimus, venlafaxine, dan substrat CYP3A4 yang lain. 

Menurunkan efek: fenobabital, fenobarbital (inducer enzim yang lain), dapat menurunkan efek dan waktu paro metronidazol NSAIDs: meningkatkan efek samping



Dengan

makanan

Konsentrasi

puncak

serum

antibiotik

diturunkan dan terjadi delay (terlambat), tetapi jumlah total obat yang diabsorbsi tidak dipengaruhi.

A.5 Produk inovator a) Merek

: Flagyl

b) Nama pabrik

: Aventis

c) Bentuk sediaan

: tablet

d) Kekuatan sediaan: 250 mg/tablet, 500 mg/tablet forte e) Indikasi

:

pencegahan

infeksi

anaerob

stelah

operasi,

vaginitis, uretritis, amubiasis, giardiasis. f) Efek samping

: mual, muntah, nyeri epigastrik, kejang 4

g) Aturan pakai

: amubiasis intestinal dan amubiasis hepatik

dewasa 3 sehari x 750 mg selama 5-10 hari, anak 35-50 mg/kgbb/ hari dalam 3 dosis terbagi selama 10 hari. Trikomonosias dewasa 2 g sebagai dosis tuggal atau 2x 500 mg atau 3 x 250 mg selama 7 hari berturut – turut. Giardiasis : dewasa 3 x sehari 250-500 mg selama 5-7 hari atau 2 g sehari sebagai dosis tunggal selama 3 hari. Infeksi bakteri anaerob dewasa 500 mg setiap 6 jam maksimum 4 g sehari selama 710 hari h) Kontra Indikasi

: hipersensitif 

i) Interaksi Obat

:

alcohol

dapat

menyebabkan

reaksi

yang

menyerupai disulfiram. Meningkatkan efek antikoagulan warfarin dan kumarin.

Simetidin

dapat

memperpanjang

waktu

bersihan

metronidazol dalam plasma  j) Harga

: dos 100 tab 250 mg Rp. 215380,-, dos 100 tab 500 mg Rp. 465.590,-

A.6 Produk kompetitor (ISO) a) Jumlah total competitor : 33 b) Bentuk sediaan lain yang beredar (dengan zat aktif yang sama): tablet, tablet salut selaput,suspensi, supositoria, larutan infus, tablet ovula. c) Harga tertinggi yaitu 

 Tablet a. 10 X 10 tab 250 mg Rp.215380 Merek Flagyl (Pabrik Aventis) b. 10 X 10 tab 500 mg Rp.465580 Merek Flagyl (Pabrik Aventis)

d) Harga terendah 

 Tablet a. 15 X 10 tab 250 mg Rp.10.500 Merek Andrizen (Pabrik Varia Sekata) b. 15 X 10 tab 500 mg Rp. 14.200 Merek Andrizen (Pabrik Varia Sekata) 5

A.7 Bentuk sediaan obat (BSO) yang dirancang berdasarkan data di atas a. . Bentuk sediaan obat (BSO): tablet b. Alasan pemilihan BSO Metronidazol stabil dalam bentuk padat, agak larut air dan dengan pKa 2.6 mudah larut dalam suasana lambung yang asam sehingga absorpsi oral

baik dengan

bioavailabilitas (BA) lebih tinggi dari 90% dan

mendekati arah 100% (British Pharmacopoeia Commision, 2009). Pemilihan sediaan tablet karena tablet memiliki keuntungan : 1. Volume sediaan cukup kecil dan wujudnya padat (merupakan bentuk sediaan oral yang paling ringan dan paling kompak), memudahkan pengemasan, penyimpanan, dan pengangkutan 2. Tablet merupakan bentuk sediaan yang utuh (mengandung dosis zat aktif yang

tepat/teliti) dan menawarkan kemampuan terbaik dari

semua bentuk sediaan oral untuk ketepatan ukuran serta variabilitas kandungan yang paling rendah 3. Dapat mengandung zat aktif dalam jumlah besar dengan volume yang kecil 4. Tablet merupakan sediaan yang kering sehingga zat aktif lebih stabil (Teori dan Praktek Farmasi Industri, Lachman Hal 645 dan Proceeding Seminar Validasi, Hal 26)

b. Kekuatan sediaan : 500 mg c. Kemasan : Tablet d. Rencana nama merek : Metozole

A.8 Formula teroritis a. Formula Penimbangan bahan 1 Batch =10.000 tablet 1 tablet = 800 mg  Total = 10.000 tablet x 800 mg = 8000.000 mg = 8 000 gram 6

N

ZAT AKTIF

O 1 2 3 4 5 6 7 8 9

800

mg/ 1 Batch

tablet Metronidazole BAHAN TAMBAHAN PVP K-30 Etanol Amprotab Avicel Starch 1500 Magnesium stearat Aerosil Talk

500 mg

(8

000

g/

10.000

tablet) 5000 gram

16 mg 32 mg 80 mg 108 mg 40 mg 8 mg 8 mg 8 mg

160 gram 320 gram 800 gram 1080 gram 400 gram 80 gram 80 gram 80 gram

b. Fungsi dari zat tambahan

N

BAHAN

Fungsi

O 1 2 3 4 5 6 7 8

TAMBAHAN PVP Etanol Amprotab Avicel Starch 1500 Mg stearat Talk Aerosol

Pengikat Pelarut Penghancur Pengisi Penghancur Lubrikan Glidan, antiadheren Glidan

A.9 Pembuatan produk skala lab 1. Bobot tablet yang direncanakan 800 mg/tablet 2. Buat larutan pengikat (timbang PVP K30 sebanyak 160 gram ditambah etanol secara terukur)

di mixing dengan litterfold lodige machine

dengan kecepatan 200 rpm selama 30 menit, hingga terbentuk larutan. Kemudian dimasukkan 5000 gram metronidazol + 1080 gram 7

avicel + 800 gram amprotab dan tambahkan 80 gram aerosil, dimixing dengan kecepatan 1500 rpm selama 1 jam. 3. Setelah terbentuk masa tablet masukkan ke oscilating granulatory dan dilewatkan sehingga didapatkan ukuran granul 14 mesh 4. Kemudian granul ini dikeringkan 5. Setelah granul kering, dilewatkan lagi ke oscilating granulatory, sehingga didapatkan granul dengan ukuran 16 mesh 6. Pindahkan

ke

storage

tank,

lakukan

IPC

seperti

granulometri,

kecepatan aliran, kelembaban, bobot jenis dan Bj mampat. 7. Setelah lulus uji granulasi, lakukan pencampuran kering granul dengan penambahan 80 gram Mg stearat + 80 gram talk + 80 gram starch 1500 di mixing dalam roller baller dengan kecepatan 150 rpm selama 30 menit. 8. Lakukan pencetakan tablet dengan ukuran 800 mg

A.10 Evaluasi produk skala lab A. Evaluasi granul 1. Granulometri 2. Bobot Jenis 3. Kompresibilitas 4.Aliran

B. Evaluasi Tablet 1. Uji fisika a. Keseragaman sedian tablet b. kerapuhan / friabilitas tablet c. kekerasan d. waktu hancur

8

2.Uji Kimia a. Uji Disolusi b. Penetapan kadar

Pengesahan 1 Disusun oleh Bagian Formulasi 2 Disetujui oleh Manager R&D

9

View more...

Comments

Copyright © 2017 KUPDF Inc.
SUPPORT KUPDF SitemapSecureCRT 6.7 Beta 1 6.6.2 Build 350 | Nazo no Kanojo X | Andy Garcia